Di batas lelah…Kuhentikan langkah hidup ini
Mungkin harusnya aku mengerti
Semua adanya dalam masa ini
Bila kubayangkan warna hidupku…
Ada saat Ku tenggelam
ada saat ku terbang
Kupastikan… kuhempaskan…..
Diriku di jalanan terang
Aku memang manusia Yang tak mungkin selalu putih
Aku pun tak ingin Terlukis hitam lagi
Dan… Biarlah hidup Berjalan apa adanya…
ya rabb…
kepasrahan menghampiriku…
semua itu tertelan rasa
tak kan terang bagiku
binggung aku menengada
apa ini…??
bingung…. bingung… bingung…
tak dapat ku meraba
tak dapat ku merasa
zinakah diriku rabb…
astaghfirullaah…
memang tak pantas pertanyakan padaMu…
tapi ku tak tau… datang darimana…
untuk apa… dan kenapa…
rabb..
yang putih biar tetap putih
Bukan kelabu apalagi hitam
Namun sang waktu terus berjalan
Dengan detiknya yang berisik
Bulan sabit sudah menjadi purnama
Namun sang peri kesepian masih dalam suasana duka gerhana
Senyumnya yang memudar mulai hilang dari angkasa
Astaghfirullaah… aloohumma rohmataka arju fa la takilni ila nafsi thorfata ‘ainin wa ashlih li sya’ni kullahu la ilaha illa anta.. aamiin..
No comments:
Post a Comment